Panduan Lengkap Contoh Surat Pernyataan Perjanjian Pertanggungjawaban: Mudah Dipahami!

Table of Contents

Surat pernyataan perjanjian pertanggungjawaban, kedengarannya formal banget ya? Tapi sebenarnya, surat ini sering banget kita temui dalam berbagai situasi. Mungkin kamu pernah diminta menandatangani surat ini saat magang, meminjam barang dari kantor, atau bahkan saat ikut kegiatan organisasi. Nah, biar nggak bingung lagi, yuk kita bahas tuntas soal surat pernyataan perjanjian pertanggungjawaban ini!

Apa Itu Surat Pernyataan Perjanjian Pertanggungjawaban?

Surat pernyataan perjanjian pertanggungjawaban adalah dokumen tertulis yang menyatakan bahwa seseorang atau pihak tertentu bersedia dan bertanggung jawab atas suatu hal. Hal ini bisa berupa tanggung jawab atas tugas, barang, kegiatan, atau bahkan risiko yang mungkin timbul dari suatu tindakan. Intinya, surat ini adalah bukti hitam di atas putih bahwa kamu nggak akan lepas tangan kalau terjadi sesuatu terkait hal yang kamu setujui dalam surat tersebut.

agreement letter
Image just for illustration

Secara hukum, surat ini punya kekuatan mengikat, lho! Artinya, kalau kamu sudah menandatangani surat ini, kamu wajib menepati apa yang tertulis di dalamnya. Makanya, penting banget untuk dibaca baik-baik dan dipahami sebelum tanda tangan. Jangan sampai nanti malah jadi masalah karena kamu nggak teliti baca isi suratnya.

Kapan Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Dibutuhkan?

Surat pernyataan pertanggungjawaban ini fleksibel banget, bisa dipakai di berbagai situasi. Beberapa contoh situasinya antara lain:

  • Dalam Dunia Kerja: Biasanya digunakan saat kamu menerima tugas atau jabatan baru yang punya tanggung jawab besar. Misalnya, saat kamu dipercaya mengelola dana perusahaan atau memimpin proyek penting. Surat ini juga sering dipakai saat serah terima jabatan, jadi jelas siapa yang bertanggung jawab atas apa.

  • Kegiatan atau Acara: Panitia acara sering meminta peserta atau relawan menandatangani surat ini, terutama untuk kegiatan yang berisiko tinggi. Misalnya, kegiatan outdoor, bakti sosial di daerah terpencil, atau acara yang melibatkan penggunaan peralatan khusus. Tujuannya untuk memastikan semua pihak sadar akan risiko dan bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri dan orang lain.

  • Peminjaman Barang atau Aset: Kalau kamu meminjam barang dari kantor, teman, atau organisasi, surat ini bisa jadi pegangan. Misalnya, pinjam laptop kantor, alat-alat camping dari teman, atau aset organisasi untuk kegiatan tertentu. Dengan surat ini, jelas siapa yang bertanggung jawab kalau barangnya rusak atau hilang.

  • Keuangan: Dalam urusan keuangan, surat ini bisa digunakan untuk menyatakan tanggung jawab atas pinjaman, investasi, atau pengelolaan dana. Misalnya, saat kamu meminjam uang dari bank atau teman, atau saat kamu dipercaya mengelola dana kas kecil di kantor.

  • Kegiatan Akademik: Di dunia pendidikan, surat pernyataan pertanggungjawaban bisa dipakai saat mahasiswa melakukan penelitian, praktik kerja lapangan, atau kegiatan ekstrakurikuler. Misalnya, saat mahasiswa melakukan penelitian di laboratorium dan menggunakan alat-alat lab yang mahal.

  • Situasi Lainnya: Masih banyak lagi situasi lain yang membutuhkan surat ini. Intinya, kapanpun kamu diminta bertanggung jawab atas sesuatu, apalagi kalau melibatkan pihak lain, surat pernyataan ini bisa jadi solusi yang tepat.

responsibility scenarios
Image just for illustration

Elemen Penting dalam Surat Pernyataan Pertanggungjawaban

Biar surat pernyataan pertanggungjawaban kamu kuat dan jelas, ada beberapa elemen penting yang wajib ada di dalamnya:

  1. Identitas Pihak yang Bertanggung Jawab: Ini adalah data diri kamu yang menandatangani surat pernyataan. Biasanya meliputi nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan identitas lain yang relevan (misalnya, nomor KTP atau nomor mahasiswa). Pastikan data diri kamu ditulis dengan benar dan lengkap.

  2. Identitas Pihak Penerima Pertanggungjawaban: Ini adalah pihak yang menerima pernyataan tanggung jawab dari kamu. Bisa berupa individu, organisasi, perusahaan, atau instansi. Sama seperti identitas pihak yang bertanggung jawab, data pihak penerima juga harus jelas dan lengkap.

  3. Rincian Perjanjian atau Kegiatan: Bagian ini menjelaskan secara detail tentang apa yang menjadi tanggung jawab kamu. Uraikan dengan jelas dan spesifik, jangan ambigu atau terlalu umum. Misalnya, kalau tanggung jawab kamu terkait pekerjaan, sebutkan tugas-tugasnya dengan jelas. Kalau terkait peminjaman barang, sebutkan nama barang, jumlah, dan kondisinya saat dipinjam.

  4. Ruang Lingkup Pertanggungjawaban: Batasan tanggung jawab kamu juga perlu dijelaskan. Misalnya, apakah tanggung jawab kamu hanya sebatas penggunaan barang, atau juga termasuk perawatan dan perbaikan? Apakah tanggung jawab kamu berlaku untuk seluruh kegiatan, atau hanya sebagian? Ruang lingkup ini penting untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.

  5. Jangka Waktu Pertanggungjawaban: Kapan tanggung jawab kamu dimulai dan berakhir? Apakah berlaku untuk jangka waktu tertentu, atau sampai tugas selesai? Jangka waktu ini penting untuk memperjelas batasan waktu tanggung jawab kamu.

  6. Konsekuensi atau Sanksi: Bagian ini menjelaskan apa yang akan terjadi jika kamu tidak menjalankan tanggung jawab dengan baik. Konsekuensi atau sanksi ini harus realistis dan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Misalnya, denda, teguran, atau bahkan pemutusan hubungan kerja.

  7. Tanda Tangan dan Materai (Jika Diperlukan): Surat pernyataan pertanggungjawaban harus ditandatangani oleh pihak yang bertanggung jawab sebagai bukti persetujuan. Jika diperlukan, surat ini juga bisa dilengkapi dengan materai untuk memperkuat kekuatan hukumnya. Biasanya, penggunaan materai tergantung pada nilai transaksi atau tingkat formalitas dokumen.

  8. Tanggal dan Tempat Pembuatan Surat: Jangan lupa mencantumkan tanggal dan tempat surat pernyataan ini dibuat. Informasi ini penting untuk keperluan administrasi dan pengarsipan.

elements of agreement
Image just for illustration

Contoh Format dan Struktur Surat Pernyataan Pertanggungjawaban

Secara umum, surat pernyataan pertanggungjawaban punya struktur yang mirip dengan surat formal lainnya. Berikut ini contoh format dan strukturnya:

[KOP SURAT (Jika Ada, Misalnya Kop Surat Perusahaan atau Organisasi)]

SURAT PERNYATAAN PERJANJIAN PERTANGGUNGJAWABAN

Nomor: [Nomor Surat (Jika Ada)]
Tanggal: [Tanggal Pembuatan Surat]
Tempat: [Tempat Pembuatan Surat]

Yang Bertanda Tangan di Bawah Ini:

Nama Lengkap: [Nama Lengkap Pihak yang Bertanggung Jawab]
Jabatan: [Jabatan/Pekerjaan (Jika Ada)]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor Telepon: [Nomor Telepon]
Nomor Identitas (KTP/SIM/dll): [Nomor Identitas]

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Dengan ini menyatakan bahwa PIHAK PERTAMA bersedia dan bertanggung jawab penuh atas:

[Rincian Perjanjian/Kegiatan/Barang yang Menjadi Tanggung Jawab]

Ruang Lingkup Pertanggungjawaban: [Penjelasan Ruang Lingkup Pertanggungjawaban]

Jangka Waktu Pertanggungjawaban: [Penjelasan Jangka Waktu Pertanggungjawaban]

Konsekuensi/Sanksi: [Penjelasan Konsekuensi/Sanksi Jika Tidak Memenuhi Tanggung Jawab]

PIHAK PERTAMA menyatakan bahwa telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh isi surat pernyataan ini tanpa paksaan dari pihak manapun.

Demikian surat pernyataan perjanjian pertanggungjawaban ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA (Penerima Pertanggungjawaban)

[Nama Lengkap Pihak Penerima Pertanggungjawaban]
[Jabatan (Jika Ada)]

PIHAK PERTAMA (Yang Menyatakan)

[Tanda Tangan dan Nama Lengkap Pihak Pertama]
[Materai (Jika Diperlukan)]

[Tembusan (Jika Ada, Misalnya Ditujukan Kepada Atasan atau Pihak Terkait)]

letter structure
Image just for illustration

Catatan:

  • Format di atas adalah contoh umum, kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan situasi.
  • Jika surat pernyataan ini dibuat atas nama perusahaan atau organisasi, gunakan kop surat resmi.
  • Pastikan semua informasi diisi dengan lengkap dan benar.
  • Baca kembali surat pernyataan dengan teliti sebelum ditandatangani.

Contoh Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Berbagai Situasi

Biar lebih jelas, yuk kita lihat beberapa contoh surat pernyataan pertanggungjawaban untuk berbagai situasi:

Contoh Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Kerja

SURAT PERNYATAAN PERJANJIAN PERTANGGUNGJAWABAN KERJA

Nomor: 012/SPPK/HRD/XII/2023
Tanggal: 15 Desember 2023
Tempat: Jakarta

Yang Bertanda Tangan di Bawah Ini:

Nama Lengkap: Andi Wijaya
Jabatan: Staff Administrasi
Alamat: Jl. Mawar No. 10, Jakarta Selatan
Nomor Telepon: 081234567890
Nomor Identitas (KTP): 3171XXXXXXXXXXXX

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Dengan ini menyatakan bahwa PIHAK PERTAMA bersedia dan bertanggung jawab penuh atas:

  1. Melaksanakan seluruh tugas dan tanggung jawab sebagai Staff Administrasi sesuai dengan deskripsi pekerjaan yang telah diberikan.
  2. Menjaga kerahasiaan data dan informasi perusahaan.
  3. Bertanggung jawab atas penggunaan fasilitas dan peralatan kantor yang dipercayakan.
  4. Melaporkan hasil pekerjaan secara berkala kepada atasan langsung.

Ruang Lingkup Pertanggungjawaban: Seluruh tugas dan tanggung jawab yang berkaitan dengan jabatan Staff Administrasi di PT. Maju Jaya.

Jangka Waktu Pertanggungjawaban: Selama masa jabatan sebagai Staff Administrasi di PT. Maju Jaya.

Konsekuensi/Sanksi: Apabila PIHAK PERTAMA tidak melaksanakan tanggung jawab dengan baik, PIHAK PERTAMA bersedia menerima sanksi sesuai dengan peraturan perusahaan yang berlaku, termasuk teguran, peringatan, atau pemutusan hubungan kerja.

PIHAK PERTAMA menyatakan bahwa telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh isi surat pernyataan ini tanpa paksaan dari pihak manapun.

Demikian surat pernyataan perjanjian pertanggungjawaban kerja ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA (PT. Maju Jaya)

[Tanda Tangan dan Nama Jelas Manajer HRD]
[Jabatan: Manajer HRD]

PIHAK PERTAMA (Andi Wijaya)

[Tanda Tangan dan Nama Lengkap Andi Wijaya]
[Materai Rp 10.000]

work responsibility
Image just for illustration

Contoh Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Kegiatan

SURAT PERNYATAAN PERJANJIAN PERTANGGUNGJAWABAN PESERTA KEGIATAN BAKTI SOSIAL

Tanggal: 20 Januari 2024
Tempat: Bandung

Yang Bertanda Tangan di Bawah Ini:

Nama Lengkap: Siti Nurhayati
Status: Mahasiswa
Alamat: Jl. Kenanga No. 5, Bandung
Nomor Telepon: 089988776655
Nomor Identitas (Kartu Mahasiswa): 123456789

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Dengan ini menyatakan bahwa PIHAK PERTAMA bersedia dan bertanggung jawab penuh atas:

  1. Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Bakti Sosial “Peduli Sesama” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa [Nama Jurusan/Fakultas] [Nama Universitas] pada tanggal 27-28 Januari 2024 di Desa Sukamaju, Kabupaten Bandung.
  2. Mematuhi seluruh peraturan dan tata tertib yang berlaku selama kegiatan.
  3. Menjaga keselamatan diri sendiri dan menghormati sesama peserta serta masyarakat setempat.
  4. Bertanggung jawab atas barang pribadi selama kegiatan berlangsung.

Ruang Lingkup Pertanggungjawaban: Seluruh aktivitas dan tindakan PIHAK PERTAMA selama mengikuti kegiatan Bakti Sosial “Peduli Sesama”.

Jangka Waktu Pertanggungjawaban: Mulai dari tanggal 27 Januari 2024 hingga berakhirnya kegiatan pada tanggal 28 Januari 2024.

Konsekuensi/Sanksi: Apabila PIHAK PERTAMA melanggar peraturan atau tata tertib yang berlaku, atau melakukan tindakan yang merugikan kegiatan atau pihak lain, PIHAK PERTAMA bersedia menerima sanksi sesuai dengan kebijakan panitia kegiatan.

PIHAK PERTAMA menyatakan bahwa telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh isi surat pernyataan ini tanpa paksaan dari pihak manapun.

Demikian surat pernyataan perjanjian pertanggungjawaban peserta kegiatan ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA (Panitia Bakti Sosial)

[Tanda Tangan dan Nama Jelas Ketua Panitia]
[Jabatan: Ketua Panitia Bakti Sosial]

PIHAK PERTAMA (Siti Nurhayati)

[Tanda Tangan dan Nama Lengkap Siti Nurhayati]

event responsibility
Image just for illustration

Contoh Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Keuangan (Peminjaman Uang)

SURAT PERNYATAAN PERJANJIAN PERTANGGUNGJAWABAN PEMINJAMAN UANG

Tanggal: 5 Februari 2024
Tempat: Surabaya

Yang Bertanda Tangan di Bawah Ini:

Nama Lengkap: Budi Santoso
Pekerjaan: Wiraswasta
Alamat: Jl. Anggrek No. 22, Surabaya
Nomor Telepon: 085655443322
Nomor Identitas (KTP): 3578XXXXXXXXXXXX

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA (PEMINJAM).

Dengan ini menyatakan bahwa PIHAK PERTAMA bersedia dan bertanggung jawab penuh atas:

  1. Menerima pinjaman uang sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) dari PIHAK KEDUA.
  2. Menggunakan dana pinjaman tersebut untuk keperluan [Sebutkan Keperluan Pinjaman, Contoh: modal usaha].
  3. Mengembalikan pinjaman uang tersebut kepada PIHAK KEDUA sesuai dengan jangka waktu dan ketentuan pembayaran yang telah disepakati, yaitu [Sebutkan Jangka Waktu dan Ketentuan Pembayaran, Contoh: dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal surat ini, dengan pembayaran secara bulanan sebesar Rp 1.666.667,- (satu juta enam ratus enam puluh enam ribu enam ratus enam puluh tujuh rupiah)].

Ruang Lingkup Pertanggungjawaban: Pengembalian seluruh dana pinjaman beserta kewajiban pembayaran sesuai dengan perjanjian.

Jangka Waktu Pertanggungjawaban: Mulai tanggal surat ini hingga seluruh pinjaman uang lunas dibayarkan kepada PIHAK KEDUA.

Konsekuensi/Sanksi: Apabila PIHAK PERTAMA lalai dalam membayar pinjaman sesuai dengan jangka waktu dan ketentuan yang disepakati, PIHAK PERTAMA bersedia dikenakan denda keterlambatan sebesar [Sebutkan Besaran Denda Keterlambatan, Contoh: 1% (satu persen) per bulan dari sisa pinjaman] dan PIHAK KEDUA berhak menempuh jalur hukum untuk menagih pinjaman tersebut.

PIHAK PERTAMA menyatakan bahwa telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh isi surat pernyataan ini tanpa paksaan dari pihak manapun.

Demikian surat pernyataan perjanjian pertanggungjawaban peminjaman uang ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA (PEMBERI PINJAMAN)

[Tanda Tangan dan Nama Jelas Pihak Pemberi Pinjaman]
[Nama Lengkap Pihak Pemberi Pinjaman]

PIHAK PERTAMA (PEMINJAM - Budi Santoso)

[Tanda Tangan dan Nama Lengkap Budi Santoso]
[Materai Rp 10.000]

financial responsibility
Image just for illustration

Contoh Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Barang (Peminjaman Laptop)

SURAT PERNYATAAN PERJANJIAN PERTANGGUNGJAWABAN PEMINJAMAN BARANG

Tanggal: 10 Maret 2024
Tempat: Yogyakarta

Yang Bertanda Tangan di Bawah Ini:

Nama Lengkap: Dewi Pramesti
Jabatan: Freelancer Desain Grafis
Alamat: Jl. Melati No. 7, Yogyakarta
Nomor Telepon: 087766554433
Nomor Identitas (KTP): 3404XXXXXXXXXXXX

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA (PEMINJAM).

Dengan ini menyatakan bahwa PIHAK PERTAMA bersedia dan bertanggung jawab penuh atas:

  1. Menerima pinjaman 1 (satu) unit Laptop merek ASUS, tipe [Sebutkan Tipe Laptop], dengan nomor seri [Sebutkan Nomor Seri Laptop] dari PIHAK KEDUA.
  2. Menggunakan laptop tersebut untuk keperluan [Sebutkan Keperluan Peminjaman, Contoh: menyelesaikan proyek desain grafis].
  3. Menjaga dan merawat laptop pinjaman dengan baik selama masa peminjaman.
  4. Mengembalikan laptop pinjaman dalam kondisi baik dan berfungsi normal kepada PIHAK KEDUA pada tanggal [Sebutkan Tanggal Pengembalian, Contoh: 20 Maret 2024].

Ruang Lingkup Pertanggungjawaban: Penggunaan, perawatan, dan pengembalian laptop pinjaman dalam kondisi baik.

Jangka Waktu Pertanggungjawaban: Mulai tanggal surat ini hingga tanggal 20 Maret 2024.

Konsekuensi/Sanksi: Apabila laptop pinjaman rusak atau hilang selama masa peminjaman akibat kelalaian PIHAK PERTAMA, PIHAK PERTAMA bersedia mengganti kerusakan atau kehilangan tersebut sesuai dengan nilai laptop saat ini atau memperbaiki kerusakan tersebut hingga berfungsi normal kembali.

PIHAK PERTAMA menyatakan bahwa telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh isi surat pernyataan ini tanpa paksaan dari pihak manapun.

Demikian surat pernyataan perjanjian pertanggungjawaban peminjaman barang ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA (PEMBERI PINJAMAN)

[Tanda Tangan dan Nama Jelas Pihak Pemberi Pinjaman]
[Nama Lengkap Pihak Pemberi Pinjaman]

PIHAK PERTAMA (PEMINJAM - Dewi Pramesti)

[Tanda Tangan dan Nama Lengkap Dewi Pramesti]

goods responsibility
Image just for illustration

Tips Membuat Surat Pernyataan Pertanggungjawaban yang Baik

Biar surat pernyataan pertanggungjawaban kamu efektif dan nggak menimbulkan masalah di kemudian hari, perhatikan tips berikut:

  • Jelas dan Ringkas: Gunakan bahasa yang jelas, lugas, dan mudah dipahami. Hindari kalimat yang bertele-tele atau ambigu. Sampaikan poin-poin penting secara ringkas dan langsung ke inti masalah.

  • Spesifik: Rincian tanggung jawab, ruang lingkup, dan jangka waktu harus dijelaskan secara spesifik. Jangan membuat pernyataan yang terlalu umum atau abstrak. Semakin spesifik, semakin kecil kemungkinan terjadi kesalahpahaman.

  • Bahasa Formal Namun Mudah Dipahami: Meskipun gayanya casual, untuk surat pernyataan tetap gunakan bahasa Indonesia yang formal dan baku. Hindari bahasa slang atau bahasa sehari-hari yang kurang pantas dalam dokumen resmi. Namun, pastikan juga bahasa yang digunakan tetap mudah dipahami oleh semua pihak yang terlibat.

  • Konsultasi dengan Ahli Hukum (Jika Diperlukan): Untuk situasi yang kompleks atau melibatkan risiko hukum yang tinggi, sebaiknya konsultasikan dengan ahli hukum sebelum membuat atau menandatangani surat pernyataan pertanggungjawaban. Ahli hukum bisa membantu memastikan surat pernyataan kamu sudah sesuai dengan hukum yang berlaku dan melindungi kepentingan kamu.

writing tips
Image just for illustration

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Membuat Surat Pernyataan

Setelah surat pernyataan pertanggungjawaban selesai dibuat dan ditandatangani, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan:

  • Penyimpanan Dokumen: Simpan surat pernyataan asli dengan baik di tempat yang aman dan mudah diakses jika diperlukan di kemudian hari. Buat juga salinan digital (scan) untuk berjaga-jaga. Pastikan pihak terkait juga memiliki salinan surat pernyataan tersebut.

  • Sosialisasi (Jika Relevan): Jika surat pernyataan pertanggungjawaban ini melibatkan pihak lain atau mempengaruhi operasional tim/organisasi, pastikan isi surat disosialisasikan kepada pihak-pihak terkait. Hal ini penting agar semua pihak memahami tanggung jawab masing-masing dan menghindari miskomunikasi.

  • Review Berkala (Jika Perjanjian Berkelanjutan): Untuk perjanjian pertanggungjawaban yang bersifat berkelanjutan atau jangka panjang, lakukan review berkala untuk memastikan isinya masih relevan dan sesuai dengan kondisi saat ini. Jika ada perubahan kondisi atau kebutuhan, surat pernyataan perlu diperbarui atau direvisi.

document handling
Image just for illustration

Kesimpulan

Surat pernyataan perjanjian pertanggungjawaban adalah dokumen penting yang berfungsi untuk memperjelas dan mengikat tanggung jawab seseorang atau pihak terkait suatu hal. Dengan memahami pengertian, elemen penting, format, contoh, dan tips pembuatannya, kamu bisa membuat surat pernyataan yang efektif dan bermanfaat. Ingat, baca dan pahami baik-baik isi surat sebelum menandatanganinya, dan jangan ragu untuk bertanya atau meminta klarifikasi jika ada hal yang kurang jelas. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan kamu soal surat pernyataan perjanjian pertanggungjawaban!

Yuk, bagikan pengalaman atau pertanyaanmu tentang surat pernyataan pertanggungjawaban di kolom komentar di bawah!

Posting Komentar