Begini Cara Bikin Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Paling Ampuh

Table of Contents

Di era digital yang serba cepat ini, surat lamaran kerja seringkali dikirim via email dalam format PDF atau diunggah melalui portal karier online. Tapi, siapa sangka, ada kalanya kamu diminta untuk mengirimkan surat lamaran kerja tulis tangan. Meskipun terdengar kuno, permintaan ini punya alasan tersendiri dan bisa jadi kesempatan emas buat kamu untuk menunjukkan keunikanmu.

Surat lamaran kerja tulis tangan adalah dokumen resmi yang kamu tulis sendiri menggunakan tangan di atas kertas. Biasanya, surat ini dibuat untuk melamar posisi di sebuah perusahaan atau instansi. Proses menulisnya memang butuh usaha ekstra dibanding mengetik, tapi hasilnya bisa memberikan kesan yang berbeda bagi pihak penerima.

Kenapa Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Masih Digunakan?

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa sih di zaman modern ini masih ada yang minta surat lamaran tulis tangan? Ternyata, ada beberapa alasan di baliknya yang cukup menarik lho. Alasan-alasan ini seringkali terkait dengan penilaian karakter dan keseriusan pelamar.

Menulis surat lamaman kerja dengan tangan itu butuh waktu dan ketelitian. Kamu nggak bisa asal copy-paste seperti saat mengetik. Proses ini menunjukkan bahwa kamu benar-benar serius dan rela meluangkan waktu serta usaha ekstra untuk melamar posisi tersebut. Ini bisa jadi nilai plus di mata perekrut.

Menilai Kerapian dan Ketelitian

Surat tulis tangan secara langsung menunjukkan seberapa rapi dan telitinya kamu dalam bekerja. Apakah tulisanmu mudah dibaca? Apakah ada coretan atau tip-ex yang berlebihan? Kerapian tulisan dan tata letak halaman bisa mencerminkan kepribadian dan kebiasaan kerja seseorang. HRD bisa menilai, sejauh mana kamu memperhatikan detail kecil.

Melihat Keaslian

Surat tulis tangan lebih sulit dipalsukan dibanding surat ketik. Ini memberikan jaminan keaslian dokumen lamaranmu. Pihak perusahaan bisa lebih yakin bahwa surat tersebut memang dibuat langsung oleh pelamar yang bersangkutan.

Membangun Koneksi Personal

Ada sentuhan personal yang terasa dari surat tulis tangan. Setiap goresan pena, gaya tulisan, bahkan pilihan kertas, bisa sedikit banyak “berbicara” tentang dirimu. Ini bisa menciptakan koneksi emosional yang lebih kuat dibanding surat ketik yang cenderung standar dan impersonal.

Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan
Image just for illustration

Kapan Kamu Perlu Membuat Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan?

Kamu nggak perlu membuat surat lamaran kerja tulis tangan untuk setiap lamaran. Biasanya, kamu hanya perlu membuatnya jika:

  1. Ada permintaan eksplisit dari pihak perusahaan dalam iklan lowongan kerja. Ini yang paling umum. Jika lowongannya mensyaratkan “surat lamaran tulis tangan”, ya kamu wajib membuatnya.
  2. Melamar ke instansi atau perusahaan tertentu yang memang punya tradisi atau kebijakan khusus, misalnya instansi pemerintah atau perusahaan yang bergerak di bidang seni atau budaya yang mungkin menghargai proses manual.
  3. Kamu ingin memberikan kesan yang sangat kuat dan berbeda (dengan catatan tidak dilarang oleh perusahaan). Namun, opsi ketiga ini berisiko jika perusahaan tidak mengharapkan surat tulis tangan, jadi pastikan kamu tahu konteksnya.

Penting banget untuk selalu membaca dengan teliti persyaratan yang diminta dalam lowongan kerja. Jangan sampai salah format ya.

Struktur Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

Sama seperti surat lamaran kerja ketik, surat lamaran tulis tangan juga punya struktur standar yang harus diikuti. Struktur ini membantu suratmu terlihat profesional dan informatif.

1. Tempat dan Tanggal Penulisan Surat

Tuliskan kota tempat surat ditulis dan tanggal penulisan surat dengan lengkap. Posisinya biasanya di pojok kanan atas surat.
Contoh: Jakarta, 26 Oktober 2023

2. Lampiran (Optional tapi Disarankan)

Bagian ini memberitahu HRD berapa banyak dokumen pendukung yang kamu lampirkan bersama surat lamaran. Tulis jumlahnya dalam angka dan huruf.
Contoh: Lampiran: 5 (Lima) Berkas

3. Hal / Perihal

Tuliskan maksud suratmu secara singkat dan jelas.
Contoh: Hal: Lamaran Pekerjaan

4. Alamat Penerima Surat

Tuliskan kepada siapa surat ini ditujukan, lengkap dengan nama jabatan (jika tahu) dan alamat perusahaan. Pastikan nama perusahaan dan alamatnya benar ya.
Contoh:
Yth. Bapak/Ibu Manager HRD
PT Maju Bersama
Jl. Contoh No. 123
Jakarta Pusat

5. Salam Pembuka

Gunakan salam yang formal dan sopan.
Contoh: Dengan hormat,

6. Isi Surat

Ini adalah bagian inti dari surat lamaranmu. Isi surat biasanya terdiri dari beberapa paragraf:
* Paragraf Pembuka: Menyebutkan sumber informasi lowongan kerja (misal: dari koran [Nama Koran] tanggal [Tanggal], website [Nama Website], atau informasi dari [Nama Kenalan jika ada]). Sebutkan posisi yang kamu lamar.
* Paragraf Inti: Jelaskan secara singkat kualifikasi, pengalaman, dan keterampilan relevan yang kamu miliki. Hubungkan dengan posisi yang dilamar. Kenapa kamu tertarik dengan posisi ini dan perusahaan ini? Paragraf ini adalah kesempatanmu “menjual diri”.
* Paragraf Penutup: Menyatakan harapan untuk bisa dipanggil wawancara dan melampirkan dokumen pendukung. Ucapkan terima kasih.

7. Salam Penutup

Gunakan salam penutup yang formal.
Contoh: Hormat saya,

8. Tanda Tangan dan Nama Lengkap

Beri tanda tangan asli di atas nama lengkapmu. Pastikan tanda tanganmu tidak keluar dari area yang disediakan.

Format Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan
Image just for illustration

Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Lengkap

Sekarang, mari kita lihat contoh surat lamaran kerja tulis tangan yang utuh. Contoh ini bisa kamu adaptasi sesuai dengan data diri dan posisi yang kamu lamar.


Jakarta, 26 Oktober 2023

Lampiran: 5 (Lima) Berkas
Hal: Lamaran Pekerjaan

Yth. Bapak/Ibu Manager HRD
PT Maju Bersama
Jl. Contoh No. 123
Jakarta Pusat

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari iklan lowongan kerja di website [Nama Website atau Sumber Lain] pada tanggal [Tanggal Iklan], bahwa PT Maju Bersama sedang membuka lowongan untuk posisi Staff Administrasi, dengan ini saya bermaksud mengajukan diri untuk mengisi posisi tersebut.

Saya adalah lulusan [Nama Universitas/Sekolah] jurusan [Nama Jurusan] dengan spesialisasi di bidang [Sebutkan spesialisasi jika ada]. Selama masa kuliah, saya aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan memiliki pengalaman magang di [Nama Perusahaan Magang] selama [Durasi Magang] sebagai [Posisi Magang]. Pengalaman tersebut membekali saya dengan kemampuan dalam mengelola data, menyusun laporan, serta mengoperasikan program komputer seperti Microsoft Office dengan baik.

Saya memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar dan berkembang, serta mampu bekerja secara individu maupun dalam tim. Saya juga adalah pribadi yang teliti, terorganisir, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan. Saya sangat tertarik dengan visi dan misi PT Maju Bersama, dan saya yakin dapat memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.

Sebagai bahan pertimbangan, bersama surat lamaran ini saya lampirkan beberapa dokumen pendukung, antara lain:
1. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)
2. Fotokopi Ijazah Terakhir
3. Fotokopi Transkrip Nilai
4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk
5. Pas Foto Terbaru

Besar harapan saya untuk diberikan kesempatan mengikuti tahap seleksi selanjutnya, termasuk wawancara, agar saya dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai potensi diri saya. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Tanda Tangan Asli]

[Nama Lengkap Kamu]


Penting: Contoh di atas adalah panduan. Pastikan kamu menyesuaikannya dengan data dan pengalaman pribadimu. Gunakan bahasa yang lugas, formal, dan mudah dipahami.

Tips Menulis Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan yang Outstanding

Menulis surat tulis tangan bukan hanya soal menulis, tapi juga soal bagaimana surat itu terlihat dan terasa. Berikut beberapa tips agar surat lamaran tulis tanganmu meninggalkan kesan positif:

1. Pilih Kertas Berkualitas Baik

Jangan gunakan kertas buram atau kertas yang sudah lecek. Pilih kertas HVS putih polos yang bersih dan tebal (minimal 80 gsm). Kertas yang bagus menunjukkan bahwa kamu menghargai prosesnya.

2. Gunakan Pena Bertinta Hitam atau Biru Tua

Warna tinta hitam atau biru tua adalah pilihan yang paling profesional. Hindari tinta warna lain yang mencolok atau tinta gel yang mudah luntur. Pastikan pena yang kamu gunakan memiliki ujung yang nyaman dan menghasilkan goresan yang konsisten.

3. Tulis dengan Tulisan yang Jelas dan Mudah Dibaca

Ini adalah poin krusial. Tulisan tangan setiap orang berbeda, tapi yang terpenting adalah legibilitas. Usahakan tulisanmu rapi, tidak terlalu rapat, dan memiliki ukuran yang konsisten. Jika tulisanmu cenderung miring, gunakan penggaris dan pensil tipis sebagai panduan garis, lalu hapus setelah tinta kering sempurna.

4. Jangan Ada Coretan atau Typo

Salah satu tantangan terbesar menulis tangan adalah tidak boleh ada kesalahan. Satu saja coretan bisa merusak estetika suratmu. Oleh karena itu, buatlah draf di kertas lain sebelum menulis di kertas final. Latih beberapa kali sampai kamu merasa yakin. Kesalahan ejaan atau tata bahasa juga harus dihindari. Gunakan kamus atau cek kembali kalimatmu.

5. Perhatikan Tata Letak (Layout)

Atur posisi setiap bagian surat agar terlihat rapi di atas kertas. Berikan jarak yang cukup antar paragraf dan antar bagian surat. Jangan menulis terlalu mepet di pinggir kertas. Sisakan margin yang wajar di semua sisi.

6. Sesuaikan Isi dengan Posisi yang Dilamar

Meskipun ditulis tangan, isinya tetap harus relevan dengan posisi yang kamu lamar. Sorot pengalaman dan keterampilan yang paling sesuai dengan deskripsi pekerjaan. Jangan gunakan satu surat untuk melamar banyak posisi atau perusahaan yang berbeda.

7. Jaga Kebersihan

Pastikan tanganmu bersih saat menulis agar tidak meninggalkan noda atau bekas sidik jari di kertas. Jaga agar kertas tidak terlipat atau kotor selama proses penulisan dan saat memasukkannya ke amplop.

Kerapian Surat Lamaran Tulis Tangan
Image just for illustration

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Agar surat lamaran tulis tanganmu tidak berujung di tumpukan penolakan, hindari beberapa kesalahan umum ini:

  • Tulisan tidak terbaca: Ini adalah kesalahan paling fatal. Jika perekrut kesulitan membaca tulisanmu, mereka mungkin langsung mengabaikan suratmu.
  • Banyak coretan atau penggunaan tip-ex berlebihan: Ini menunjukkan ketidak hati-hatian atau kurangnya persiapan.
  • Menggunakan pensil atau tinta warna lain: Terlihat tidak profesional.
  • Kertas lusuh, kotor, atau terlipat tidak rapi: Mencerminkan kurangnya perhatian terhadap detail.
  • Salah alamat perusahaan atau nama penerima: Kesalahan mendasar yang menunjukkan kamu tidak teliti.
  • Isi surat tidak relevan dengan posisi: Tidak menunjukkan bahwa kamu memahami persyaratan pekerjaan.
  • Kesalahan tata bahasa atau ejaan: Menunjukkan kurangnya profesionalisme dan perhatian.
  • Menggunakan kertas bergaris: Sebaiknya gunakan kertas polos HVS untuk tampilan yang lebih profesional, meskipun beberapa orang mungkin merasa lebih mudah menulis lurus di kertas bergaris. Jika terpaksa, pastikan garisnya sangat tipis.

Surat Tulis Tangan vs. Surat Ketik: Mana yang Lebih Baik?

Sebetulnya, tidak ada yang secara mutlak lebih baik. Semuanya tergantung pada persyaratan dari perusahaan dan konteks lamaranmu.

Surat Ketik:
* Keunggulan: Lebih cepat dibuat, mudah diedit, tulisan pasti rapi dan standar, mudah diduplikasi.
* Kelemahan: Kurang personal, tidak bisa melihat “sentuhan” pelamar, copy-paste bisa terdeteksi (jika isinya sama persis untuk banyak perusahaan).

Surat Tulis Tangan:
* Keunggulan: Menunjukkan keseriusan, memberikan kesan personal, bisa mencerminkan kerapian dan ketelitian pelamar.
* Kelemahan: Membutuhkan waktu dan usaha ekstra, risiko kesalahan tinggi (typo, coretan), tulisan bisa jadi sulit dibaca, sulit diperbanyak.

Pada akhirnya, pilihan terbaik adalah mengikuti instruksi dari perusahaan. Jika mereka meminta tulis tangan, berikan yang terbaik. Jika tidak ada instruksi spesifik, surat ketik adalah pilihan yang paling umum dan aman di era digital ini.

Fakta Menarik Seputar Surat Lamaran

  • Sebelum adanya mesin tik dan komputer, semua surat lamaran kerja tentu saja ditulis tangan. Jadi, tradisi ini sebenarnya adalah akar dari proses melamar kerja modern.
  • Beberapa ahli grafologi (ilmu menganalisis karakter dari tulisan tangan) percaya bahwa tulisan tangan seseorang bisa mengungkapkan ciri kepribadiannya, seperti tingkat energi, kepercayaan diri, atau sifat hati-hati. Mungkin ini salah satu alasan beberapa perusahaan masih tertarik melihat tulisan tangan pelamar.
  • Dulu, melampirkan pas foto di surat lamaran adalah hal yang sangat umum. Sekarang, praktik ini mulai berkurang di beberapa negara (terutama di Barat) untuk mengurangi bias dalam proses seleksi. Namun, di Indonesia, pas foto masih sering diminta.

Sejarah Surat Lamaran
Image just for illustration

Penutup: Berikan yang Terbaik!

Membuat surat lamaran kerja tulis tangan memang membutuhkan kesabaran dan usaha lebih. Tapi, ingatlah, ini adalah kesempatanmu untuk menunjukkan dedikasi dan perhatianmu terhadap detail. Dengan mengikuti struktur yang benar, memperhatikan kerapian, dan menyampaikan isi yang relevan, surat tulis tanganmu bisa menjadi pembeda di antara tumpukan lamaran lainnya. Anggap ini sebagai tantangan positif untuk menunjukkan sisi personal dan profesional kamu sekaligus.

Perekrut menghargai usaha, dan surat tulis tangan yang rapi serta tulus bisa meninggalkan kesan yang mendalam. Jadi, siapkan kertas terbaikmu, pena favoritmu, dan mulailah berlatih!

Bagaimana pengalamanmu dengan surat lamaran kerja tulis tangan? Pernah diminta membuat? Atau punya tips lain yang ingin kamu bagikan? Yuk, ceritakan di kolom komentar di bawah!

Posting Komentar