Panduan Lengkap: Contoh Surat Lamaran TNI Tulis Tangan Biar Diterima!

Table of Contents

Mau daftar jadi anggota TNI dan lagi nyari panduan bikin surat lamaran yang perfect? Pas banget! Salah satu dokumen krusial yang seringkali bikin deg-degan itu adalah surat lamaran. Apalagi kalau syaratnya tulis tangan. Yup, ternyata surat lamaran tulis tangan ini masih jadi syarat wajib buat banyak pendaftaran resmi di Indonesia, termasuk untuk masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ini bukan cuma soal nulis, tapi juga soal effort, ketelitian, dan bagaimana kamu presenting diri kamu secara manual.

Surat Lamaran Tulis Tangan Formal
Image just for illustration

Kenapa sih harus tulis tangan? Ada beberapa alasan di baliknya. Pertama, ini cara buat panitia seleksi melihat langsung karakter kamu dari tulisan tangan. Dari situ, mereka bisa nglirik soal ketelitian, kerapian, kesabaran, dan kedisiplinan kamu. Menulis rapi, jelas, dan tanpa coretan itu butuh konsentrasi dan effort lebih dibanding ketik di komputer. Selain itu, surat tulis tangan juga sering dianggap punya sentuhan personal dan menunjukkan kesungguhan yang lebih dalam dibanding surat ketikan yang bisa dicetak massal.

Kenapa Surat Lamaran Tulis Tangan Penting Buat TNI?

Dalam dunia militer yang menjunjung tinggi kedisiplinan dan detail, setiap aspek pendaftaran itu penting. Surat lamaran tulis tangan ini bisa dibilang ujian pertama kamu dalam mengikuti instruksi dan menunjukkan kualitas diri. Bagaimana kamu merangkai kata, seberapa rapi tulisanmu, apakah ada coretan atau kesalahan, semua itu bisa jadi penilaian awal. Ini bukan sekadar formalitas, tapi cara panitia seleksi mengukur seberapa serius dan teliti kamu sebagai calon prajurit.

Bayangin, kalau surat lamaran aja berantakan atau banyak coretan, gimana nanti saat harus menjalankan tugas yang butuh ketelitian tinggi? Makanya, jangan anggap remeh proses menulis surat lamaran ini ya. Persiapkan diri sebaik mungkin, mulai dari bahan (kertas dan pena) sampai konsep isinya. Tunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang rapi, teliti, dan serius dalam melamar.

Makna di Balik Syarat Tulis Tangan

Syarat tulis tangan ini sebenarnya punya makna filosofis yang dalam, lho. Di era digital yang serba instan, kemampuan untuk duduk tenang, fokus, dan menghasilkan sesuatu secara manual menunjukkan kesabaran dan ketekunan. Dua kualitas ini adalah modal penting banget buat calon prajurit TNI. Mereka yang sabar dan tekun cenderung lebih ulet dalam menjalani pendidikan dan latihan militer yang terkenal keras.

Selain itu, tulisan tangan itu unik, seperti sidik jari. Ini membuktikan bahwa surat itu benar-benar dibuat oleh kamu sendiri, bukan orang lain. Aspek keaslian ini penting dalam proses seleksi yang ketat. Jadi, ketika kamu menulis surat lamaran itu, kamu sedang menorehkan personal touch yang menunjukkan siapa kamu sebenarnya.

Anatomi Surat Lamaran TNI Tulis Tangan: Bagian-Bagian Penting

Sama seperti surat formal pada umumnya, surat lamaran TNI tulis tangan juga punya struktur baku yang wajib diikuti. Setiap bagian punya fungsi masing-masing dan harus ditulis dengan benar dan lengkap. Yuk, kita bedah satu per satu biar kamu makin paham!

1. Kepala Surat (Tempat dan Tanggal Pembuatan)

Ini bagian paling atas surat. Formatnya: [Tempat Pembuatan Surat], [Tanggal] [Bulan] [Tahun]. Contoh: Jakarta, 26 Oktober 2023. Pastikan nama kota atau tempat kamu menulis surat itu jelas dan tanggalnya sesuai dengan hari kamu menyelesaikan surat tersebut. Penulisan tanggal harus lengkap ya, jangan disingkat-singkat.

2. Hal dan Lampiran

Di bawah tempat dan tanggal, ada bagian “Hal” dan “Lampiran”.
* Hal: Isi dengan intisari surat, yaitu “Permohonan untuk menjadi Prajurit TNI”.
* Lampiran: Sebutkan jumlah berkas yang kamu lampirkan bersama surat lamaran ini. Contoh: “Lampiran: 1 (Satu) berkas”. Pastikan jumlahnya sesuai dengan berkas yang benar-benar kamu sertakan.

3. Pihak yang Dituju

Tulis kepada siapa surat lamaran ini ditujukan. Biasanya, petunjuk resminya ada di pengumuman rekrutmen. Format umumnya: “Yth. [Jabatan atau Nama Panitia Seleksi] di [Tempat Tujuan]”. Contoh: Yth. Kepala Staf Angkatan Darat u.p. Panitia Seleksi Penerimaan Prajurit Tingkat Pusat di Jakarta. Pastikan gelar dan jabatan yang ditulis itu tepat sesuai pengumuman. Jangan sampai salah alamat ya!

4. Salam Pembuka

Gunakan salam pembuka yang formal dan sopan. Yang paling umum adalah “Dengan hormat,” diikuti koma. Hindari salam pembuka yang terlalu santai atau tidak resmi. Kesan pertama itu penting banget, lho!

5. Isi Surat (Paragraf Pembuka, Inti, dan Penutup)

Ini adalah bagian terpanjang dari surat, di mana kamu menyampaikan maksud dan tujuanmu.
* Paragraf Pembuka: Sampaikan maksud kamu menulis surat, yaitu ingin melamar menjadi anggota TNI. Sebutkan juga kamu mendapatkan informasi pendaftaran dari mana (misalnya, dari pengumuman resmi di website TNI atau koran).
* Contoh: Saya yang bertanda tangan di bawah ini, mengajukan permohonan untuk dapat diterima menjadi Prajurit TNI [Sebutkan Matra: AD/AL/AU] pada penerimaan tahun anggaran [Sebutkan Tahun] berdasarkan informasi yang saya peroleh dari [Sebutkan Sumber Informasi, misal: website resmi rekrutmen TNI AD].

  • Paragraf Inti: Sampaikan data diri lengkap kamu. Ini krusial! Cantumkan data seperti Nama Lengkap, Tempat/Tanggal Lahir, Jenis Kelamin, Agama, Alamat Lengkap, Nomor Telepon, Pendidikan Terakhir, dan data lain yang relevan atau diminta dalam persyaratan. Setelah itu, ungkapkan motivasi kamu melamar dan kualifikasi singkat yang kamu miliki (misal: sehat jasmani rohani, tidak buta warna, dll, sesuai syarat umum). Jelaskan kenapa kamu tertarik bergabung dengan TNI dan apa kontribusi yang ingin kamu berikan.

  • Paragraf Penutup: Sampaikan harapan kamu agar permohonanmu diterima. Ucapkan terima kasih atas perhatian panitia seleksi. Gunakan kalimat penutup yang sopan dan merendah.

    • Contoh: Besar harapan saya agar permohonan ini dapat dipertimbangkan. Atas perhatian dan waktu Bapak/Ibu/Panitia, saya ucapkan terima kasih.

6. Daftar Lampiran

Di bawah isi surat, buat daftar dokumen-dokumen yang kamu lampirkan. Tuliskan secara berurutan sesuai dengan checklist persyaratan pendaftaran. Contoh:
1. Daftar Riwayat Hidup
2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
4. Fotokopi Ijazah dan SKHUN terakhir yang telah dilegalisir
5. Fotokopi Akta Kelahiran
6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli
7. Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas/Rumah Sakit
8. Pas Foto terbaru ukuran 4x6 cm
9. Dan lain-lain (sesuai persyaratan)

7. Salam Penutup

Sama seperti salam pembuka, gunakan salam penutup yang formal. Yang paling umum adalah “Hormat saya,” atau “Dengan hormat,” (bisa dipakai di awal dan akhir, tapi “Hormat saya” lebih pas untuk penutup pribadi).

8. Tanda Tangan dan Nama Jelas

Terakhir, bubuhkan tanda tangan kamu dan tulis nama lengkap kamu di bawahnya (diketik atau ditulis tangan yang rapi). Pastikan tanda tanganmu jelas dan nama lengkapmu sesuai dengan identitas resmi.

Contoh Tanda Tangan dan Nama Jelas
Image just for illustration

Tips Menulis Surat Lamaran TNI Tulis Tangan Biar Makin Oke

Menulis surat lamaran tulis tangan itu butuh persiapan dan skill tersendiri. Ini dia beberapa tips biar surat lamaranmu outstanding:

  • Siapkan Draf Awal: Jangan langsung menulis di kertas final. Bikin draf dulu di kertas biasa atau buku coretan. Ini buat memastikan isi suratnya udah pas, nggak ada kalimat yang kurang, dan semua data udah lengkap. Sekalian latihan biar tulisanmu makin lancar dan rapi.
  • Pilih Pena yang Tepat: Gunakan pena bertinta hitam atau biru tua. Hindari warna lain. Pastikan pena kamu punya mata pena yang nyaman buatmu menulis, nggak macet, dan tintanya nggak bleber. Pena jenis gel pen sering jadi favorit karena tintanya pekat dan stabil.
  • Gunakan Kertas yang Berkualitas: Pakai kertas HVS putih bersih, polos, dan tidak bergaris. Pilih kertas yang agak tebal supaya tintanya nggak tembus ke belakang. Ukuran kertas yang umum adalah A4 atau F4, sesuai petunjuk panitia. Pastikan kertasnya nggak lecek, kotor, atau sobek.
  • Tulis dengan Rapi dan Jelas: Ini poin paling penting! Tulislah dengan huruf tegak bersambung atau huruf cetak (kapital) yang konsisten, tapi pastikan mudah dibaca. Beri jarak antarbaris dan antarparagraf yang cukup biar nggak kelihatan penuh sesak. Hindari coretan sekecil apapun! Kalau salah, ya ulang dari awal di kertas baru. Makanya penting punya stok kertas lebih.
  • Perhatikan Penggunaan Kata dan Bahasa: Gunakan bahasa Indonesia yang baku, formal, sopan, dan efektif. Hindari penggunaan singkatan, bahasa gaul, atau kalimat yang terlalu panjang dan bertele-tele. Langsung ke inti tapi tetap dengan tata krama yang baik.
  • Data Harus Akurat dan Lengkap: Cek kembali semua data pribadi yang kamu tulis. Nama, tanggal lahir, alamat, nomor KTP, nomor telepon, semua harus 100% benar dan sesuai dokumen resmi. Salah sedikit aja bisa fatal.
  • Proofread Berkali-kali: Setelah selesai menulis, baca ulang suratmu minimal dua kali. Cek ejaan, tata bahasa, kerapian, dan kelengkapan data. Lebih bagus lagi kalau minta tolong orang lain (orang tua, teman, guru) untuk membacakan dan memeriksa. Mata yang berbeda kadang bisa menemukan kesalahan yang terlewat oleh kita.
  • Jaga Kebersihan: Pastikan tanganmu bersih saat menulis supaya tidak meninggalkan noda atau cap jari di kertas. Hindari makan atau minum di dekat area menulis.

Contoh Surat Lamaran TNI Tulis Tangan

Oke, sekarang saatnya kita lihat contoh surat lamaran TNI tulis tangan. Ini cuma template atau contoh ya. Kamu harus menyesuaikan isinya dengan data diri dan persyaratan yang berlaku saat kamu mendaftar.

Contoh 1 (Umum)

[Tempat Pembuatan Surat], [Tanggal] [Bulan] [Tahun]

Hal : Permohonan untuk menjadi Prajurit TNI
Lampiran : 1 (Satu) berkas

Yth. [Panitia Seleksi/Pejabat yang Dituju Sesuai Pengumuman]
di -
    [Tempat Tujuan]

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama Lengkap       : [Nama Lengkap Kamu]
Tempat/Tanggal Lahir : [Tempat, Tanggal Lahir Kamu]
Jenis Kelamin      : [Laki-laki/Perempuan]
Agama              : [Agama Kamu]
Alamat Lengkap     : [Alamat Lengkap Sesuai KTP/Domisili]
Nomor Telepon      : [Nomor Telepon Aktif Kamu]
Pendidikan Terakhir: [Jenjang Pendidikan Terakhir Kamu]

Dengan ini mengajukan permohonan kepada [Panitia Seleksi/Pejabat yang Dituju] agar kiranya dapat diterima menjadi Prajurit Tentara Nasional Indonesia [Sebutkan Matra: Angkatan Darat/Angkatan Laut/Angkatan Udara] pada penerimaan tahun anggaran [Sebutkan Tahun Penerimaan]. Informasi mengenai pendaftaran ini saya peroleh dari [Sebutkan Sumber Informasi, misal: website resmi TNI AD www.rekrutmen-tni.mil.id] yang diumumkan pada tanggal [Tanggal Pengumuman Jika Ada].

Saya memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat serta tidak memiliki catatan kriminal. Motivasi saya mendaftar menjadi Prajurit TNI adalah untuk mengabdi kepada negara dan bangsa, serta mewujudkan cita-cita saya menjadi bagian dari penjaga kedaulatan NKRI. Saya berkomitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi dengan jujur dan disiplin.

Sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu/Panitia, bersama surat ini saya lampirkan beberapa dokumen yang diperlukan, antara lain:

1.  Daftar Riwayat Hidup
2.  Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3.  Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
4.  Fotokopi Ijazah [Sebutkan Jenjang] dan SKHUN yang telah dilegalisir
5.  Fotokopi Akta Kelahiran
6.  Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli
7.  Surat Keterangan Sehat dari [Instansi Kesehatan: Puskesmas/Rumah Sakit]
8.  Pas Foto terbaru ukuran 4x6 cm
9.  Fotokopi dokumen lain yang dipersyaratkan (jika ada, sebutkan secara spesifik)

Besar harapan saya agar permohonan ini dapat dipertimbangkan oleh Bapak/Ibu/Panitia. Saya siap mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Atas perhatian dan waktu Bapak/Ibu/Panitia, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Tanda Tangan Kamu]

[Nama Lengkap Kamu]

Contoh 2 (Variasi dengan Penekanan Pendidikan)

[Kota Domisili], [Tanggal] [Bulan] [Tahun]

Hal : Permohonan Mengikuti Seleksi Penerimaan Prajurit TNI [Matra]
Lampiran : 1 (Satu) berkas dokumen persyaratan

Yth. Panitia Pusat Seleksi Penerimaan Prajurit TNI [Matra] TA. [Tahun]
di -
    Jakarta

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, bermaksud mengajukan permohonan untuk mengikuti seleksi penerimaan calon Prajurit Tentara Nasional Indonesia [Sebutkan Matra, misal: Angkatan Laut] tahun anggaran [Sebutkan Tahun] berdasarkan informasi rekrutmen yang saya baca dari [Sebutkan Sumber, misal: media cetak Harian Kompas] pada tanggal [Tanggal Publikasi Informasi].

Berikut adalah data diri saya:
Nama Lengkap       : [Nama Lengkap Kamu]
Tempat/Tanggal Lahir : [Tempat, Tanggal Lahir Kamu]
Jenis Kelamin      : [Laki-laki/Perempuan]
Agama              : [Agama Kamu]
Status Perkawinan  : [Belum Kawin/Sudah Kawin]
Alamat Lengkap     : [Alamat Lengkap Sesuai KTP/Domisili]
Nomor Telepon/HP   : [Nomor Telepon Aktif Kamu]
Email              : [Alamat Email Kamu (Jika Perlu)]
Pendidikan Terakhir: [Jenjang Pendidikan Terakhir, misal: Sarjana Teknik Mesin]
Asal Sekolah/Universitas: [Nama Sekolah/Universitas Kamu]
Tahun Lulus        : [Tahun Kelulusan Kamu]

Dengan latar belakang pendidikan di bidang [Sebutkan Bidang Jika Relevan, misal: Teknik Mesin] dan kondisi fisik yang prima, saya merasa terpanggil untuk mengabdikan diri kepada negara melalui jalur militer. Saya siap mengerahkan segala kemampuan dan potensi diri untuk dididik menjadi prajurit yang tangguh, disiplin, dan profesional demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saya menyadari bahwa menjadi prajurit TNI adalah tugas mulia yang penuh tantangan dan membutuhkan komitmen tinggi.

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan dokumen-dokumen sebagai berikut:

1.  Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang dilegalisir
2.  Fotokopi Ijazah dan Transkrip Nilai [Jenjang Pendidikan] yang telah dilegalisir
3.  Fotokopi Akta Kelahiran
4.  Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli dan masih berlaku
5.  Surat Keterangan Sehat dari Dokter TNI/Rumah Sakit Pemerintah
6.  Daftar Riwayat Hidup singkat
7.  Pas Foto terbaru berwarna ukuran 4x6 cm (latar merah)
8.  Surat pernyataan belum pernah menikah (jika berlaku)
9.  Dan dokumen pendukung lainnya sesuai persyaratan yang terlampir.

Saya menjamin bahwa seluruh data dan dokumen yang saya sampaikan adalah benar dan sah. Saya siap mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai jadwal dan ketentuan yang ditetapkan oleh Panitia Seleksi.

Besar harapan saya agar permohonan ini mendapatkan perhatian dan persetujuan dari Bapak/Ibu/Panitia. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Tanda Tangan Kamu]

[Nama Lengkap Kamu]

Penting: Selalu cek kembali pengumuman rekrutmen resmi TNI untuk memastikan format penulisan, alamat tujuan surat, daftar lampiran, dan persyaratan spesifik lainnya sudah sesuai. Jangan berpatokan pada contoh ini 100% tanpa cross-check dengan informasi resmi terbaru ya!

Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari

Saat menulis surat lamaran tulis tangan, ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dan bisa berakibat fatal pada proses seleksimu. Apa saja?

  • Tulisan Tidak Terbaca: Ini jelas bikin panitia males bacanya. Usahakan tulisanmu sejelas mungkin.
  • Banyak Coretan atau Tip-Ex: Menggunakan correction fluid atau mencoret-coret itu sangat dihindari. Surat lamaran yang bersih menunjukkan ketelitian. Kalau salah, ya mau nggak mau harus ulang dari awal.
  • Data Tidak Lengkap atau Salah: Salah ketik nama, tanggal lahir, nomor telepon, atau alamat bisa membuat datamu tidak valid dan menyulitkan panitia menghubungimu.
  • Bahasa Tidak Formal atau Tidak Sopan: Gunakan bahasa yang baku, hindari singkatan alay, dan tunjukkan rasa hormat melalui pilihan kata.
  • Tidak Sesuai Format Resmi: Setiap instansi (termasuk TNI) mungkin punya format sedikit berbeda. Ikuti panduan resmi yang mereka berikan. Salah format bisa dianggap tidak mengikuti instruksi.
  • Kualitas Kertas dan Pena Buruk: Menggunakan kertas tipis yang tembus tinta atau pena yang bleber bisa mengurangi kerapian suratmu. Investasi sedikit untuk kertas dan pena berkualitas itu penting.
  • Lampiran Tidak Sesuai Daftar: Pastikan semua dokumen yang kamu sebutkan di bagian lampiran itu benar-benar ada dan sudah dilegalisir (jika diminta). Cek ulang jumlah lampiran yang disebutkan di awal surat dan jumlah fisik dokumennya.

Mengapa Detail Itu Penting dalam Proses Seleksi TNI?

TNI adalah organisasi yang sangat terstruktur dan detail-oriented. Setiap prajurit diharapkan punya kemampuan untuk memperhatikan hal-hal kecil karena dalam tugas, detail bisa sangat menentukan keberhasilan misi atau bahkan keselamatan jiwa. Surat lamaran tulis tangan ini adalah uji coba pertama seberapa detail dan teliti kamu dalam mengikuti standard operating procedure (SOP) yang sederhana: membuat surat lamaran. Jika di tahap awal ini kamu sudah menunjukkan kerapian, ketelitian, dan kemampuan mengikuti instruksi, ini akan menjadi nilai plus yang signifikan di mata panitia seleksi.

Selain itu, proses seleksi TNI itu panjang dan butuh kesabaran ekstra. Mulai dari pendaftaran online, verifikasi, seleksi administrasi, kesehatan, fisik, mental ideologi, psikologi, sampai pantukhir. Setiap tahap butuh kesiapan mental dan fisik. Menulis surat lamaran tulis tangan yang rapi itu juga melatih kesabaranmu lho. Jadi, anggap ini sebagai bagian dari training awal mental dan disiplin kamu sebelum masuk pendidikan.

Proses Seleksi TNI
Image just for illustration

Persiapan Lainnya Selain Surat Lamaran

Surat lamaran memang penting, tapi itu cuma satu bagian dari puzzle pendaftaran TNI. Sambil nyiapin surat lamaran, jangan lupa juga persiapkan diri di aspek lainnya:

  • Persiapan Fisik: Latihan lari, push-up, sit-up, pull-up, shuttle run. Standar fisik TNI itu tinggi banget.
  • Persiapan Kesehatan: Jaga pola makan, istirahat cukup, hindari rokok dan alkohol. Cek kesehatan awal ke dokter kalau perlu.
  • Persiapan Akademik: Kalau ada tes akademik, pelajari materi sesuai jenjang pendidikanmu.
  • Persiapan Mental Ideologi dan Psikologi: Pahami sejarah dan ideologi bangsa, berita terkini, dan kondisi psikologismu. Jujur saat tes psikologi itu kunci.
  • Kelengkapan Dokumen: Siapkan semua fotokopi dokumen yang diminta, legalisir di instansi terkait (Sekolah/Universitas, Dukcapil, dll). Biasanya butuh banyak rangkap.

Semua persiapan ini saling terkait. Surat lamaran yang rapi menunjukkan keseriusan, persiapan fisik yang matang menunjukkan daya juang, kesehatan yang baik adalah modal dasar, dan kelengkapan dokumen menunjukkan ketelitian.

Pentingnya Membaca Pengumuman Resmi

Sekali lagi, penting banget untuk membaca dan memahami pengumuman resmi rekrutmen TNI dari sumber yang valid (website resmi TNI atau panitia penerimaan di daerahmu). Setiap angkatan (AD, AL, AU) dan setiap jalur (Taruna, Bintara, Tamtama, Perwira Karier) punya persyaratan spesifik yang bisa berbeda. Pengumuman resmi adalah sumber panduan yang paling akurat untuk segala hal, mulai dari syarat usia, tinggi/berat badan, pendidikan, sampai detail format surat lamaran dan dokumen yang dilampirkan. Jangan sampai surat lamaranmu sudah bagus tapi ternyata tidak sesuai dengan persyaratan spesifik yang berlaku saat itu.

Penutup

Menulis surat lamaran TNI tulis tangan mungkin terlihat sederhana, tapi punya bobot penilaian yang signifikan. Ini adalah kesempatan pertamamu untuk menunjukkan kualitas diri: kerapian, ketelitian, kesabaran, dan keseriusan. Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan kamu bisa membuat surat lamaran yang bukan hanya memenuhi syarat, tapi juga memberikan kesan positif di mata panitia seleksi. Ingat, setiap detail kecil itu penting dalam perjalananmu menggapai cita-cita menjadi abdi negara. Semangat terus latihannya dan siapkan semuanya dengan matang ya! Semoga sukses dalam proses pendaftaranmu!

Ada pertanyaan seputar contoh surat lamaran TNI tulis tangan ini? Atau mungkin kamu punya pengalaman lain yang mau dibagi? Yuk, share di kolom komentar di bawah!

Posting Komentar